Persiapan Uji Kompetensi & Sertifikasi Hazard and Operability Study (HAZOPs) Industri Minyak dan Gas

Persiapan Uji Kompetensi & Sertifikasi Hazard and Operability Study (HAZOPs) Industri Minyak dan Gas – Berdasarkan UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, PP No. 23 tahun 2004 tentang BNSP, Permen No. 20 tahun 2008 tentang pemberlakuan SKKNI di bidang usaha Migas secara wajib dan surat edaran Ditjen Migas Nomor 14620/10.12/DMT/2013 tentang Pemberlakuan SKKNI Wajib dalam Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi

PERSONAL COMPETENCY ASSESSMENT CODE: (K3/EPC-008)

Hazard and Operability Study, atau dikenal sebagai analisis HAZOP adalah teknik standar yang digunakan dalam penyusunan pembentukan keamanan di sistem baru atau modifikasi terhadap potensi bahaya atau masalah. Mengoperasikannya dengan mengidentifikasi dan mengevaluasi bahaya dalam proses yang direncanakan atau yang sudah ada dan dioperasikan dengan cara yang paling efektif, ekonomis dan tepat waktu ketika semua pertimbangan dan kendala yang relevan diperhitungkan. HAZOP dapat digunakan secara bersamaan dalam proses identifikasi bahaya dan juga pada sistem operasi secara kontinyu.

Tujuan HAZOP adalah

  1. Mengidentifikasi risiko yang terkait dengan operasi dan pemeliharaan sistem.
  2. Mengidentifikasi masalah potensial operabilitas dan penyebab gangguan operasional serta kemungkinan penyimpangan pada produk yang mengarah pada ketidaksesuaian produk

HAZOP paling sering digunakan di industri petrokimia, 80% dari analisis proses bahaya perusahaan terdiri dari HAZOP. HAZOP biasanya menggunakan istilah what-if, yang pada dasarnya juga merupakan latihan komunikasi. Informasi disajikan, didiskusikan, dianalisis dan dicatat. Secara khusus keselamatan aspek diidentifikasi, untuk menentukan apakah langkah-langkah desain yang memadai telah diambil untuk mencegah kecelakaan besar. Komunikasi dan evaluasi adalah aspek utama dari prosedur. Studi HAZOP dapat digunakan bersamaan dengan identifikasi risiko dan analisis metode lain seperti checklistFault Tree AnalysisEvent Tree analysisFailure Mode Efect Analysis, dll yang bertujuan untuk memberikan sebuah “road map” untuk meninjau lebih jauh. Analisis tersebut menghasilkan kemungkinan penyimpangan dari desain, konstruksi, modifikasi, dan tujuan operasi yang menentukan konsekuensi potensial. Konsekuensi ini kemudian dapat dicegah atau dikurangi dengan penerapan pengamanan yang memadai.

HAZOP terbukti memberikan keuntungan finansial kepada pemilik pabrik/operator dengan meminimalkan waktu dan sumberdaya yang dihabiskan dalam menerapkan pengendalian tambahan dan juga keamanan sistem.

Fitur utama dari pemeriksaan HAZOP 

  • Pemeriksaan merupakan proses yang kreatif. Pemeriksaan hasil dilakukan secara sistematis dengan menggunakan serangkaian kata-kata panduan (guideword) untuk mengidentifikasi potensi penyimpangan dari maksud desain dan mempekerjakan penyimpangan ini sebagai “triggering devices” untuk merangsang anggota tim untuk membayangkan bagaimana penyimpangan yang mungkin terjadi dan apa yang mungkin menjadi konsekuensi dari setiap proses yang ada.
  • Pemeriksaan dilakukan di bawah bimbingan seorang pemimpin studi terlatih dan berpengalaman, yang memiliki untuk memastikan cakupan yang luas dari sistem yang diteliti, menggunakan logika berpikir, analitis.
  • Pemimpin studi sebaiknya dibantu oleh recorder/Scriber yang mencatat bahaya diidentifikasi dan/atau gangguan operasional untuk evaluasi lebih lanjut dan resolusiPemeriksaan mengandalkan spesialis dari berbagai disiplin ilmu dengan keterampilan yang tepat dan pengalaman yang menampilkan intuisi dan penilaian yang baik
  • Pemeriksaan harus dilakukan dalam iklim berpikir positif dan diskusi terbuka. Ketika masalah diidentifikasi, tercatat untuk penilaian berikutnya dan resolusi.
  • Solusi untuk masalah diidentifikasi bukan tujuan utama dari pemeriksaan HAZOP, tetapi untuk dipertimbangkan oleh mereka yang bertanggung jawab untuk desain.

Agar efektif, HAZOP harus dijalankan secara sistematis, rinci dan dilakukan oleh tim yang seimbang dengan pemimpin yang berpengalaman. Penerapan ini harus memperhatikan 4 langkah yang digambarkan sebagai berikut:

 

Waktu Persiapan Uji Kompetensi dan Uji Kompetensi Profesi:
Persiapan Uji Kompetensi dan Pengujian dilakukan selama 3 hari

Tanggal Persiapan Uji Kompetensi dan Uji Kompetensi Profesi:
Public Training             : Terjadwal
Inhouse Training         : Diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan perusahaan

Biaya Persiapan Uji Kompetensi dan Uji Kompetensi Profesi:
Public Training             : Rp. 7.500.000,-/ orang khusus program Interactive Live Distance Learning
Inhouse Training         : Didiskusikan berdasarkan jumlah peserta, akomodasi dan lain-lain

Persyaratan

  1. Ijazah Pendidikan terkait Unit Kompetensi HAZOPs
  2. Sertifikat pelatihan terkait Unit Kompetensi HAZOPs
  3. Surat Keterangan Pengalaman Kerja terkait unit Kompetensi HAZOPs

Fasilitas

  1. Sertifikat Kompetensi BNSP bidang HAZOPs Industri Minyak dan Gas (apabila Lulus Ujian Kompetensi)
  2. Sertifikat Persiapan Uji Kompetensi dari Oil and Gas Management Center (OMC)
  3. Keanggotaan Komunitas “Oil and Gas Professional”

Siapa yang dapat mengikuti Uji Kompetensi?

Uji Kompetensi HAZOPs Industri Minyak dan Gas ini dapat diikuti oleh pihak yang telah menjalani pendidikan atau pelatihan kerja melalui lembaga diklat profesi atau yang telah memiliki pengalaman kerja di bidang tersebut.

Metode Uji Kompetensi
Metode Uji Kompetensi ini dilakukan dengan berbagai metode uji untuk mengumpulkan bukti-bukti  kompetensi dari peserta asesmen kompetensi. Bukti-bukti yang dikumpulkan berupa bukti langsung, tidak langsung dan tambahan berupa:

  1. Pra Asesmen
  2. Asesmen Mandiri
  3. Cek Portofolio
  4. Uji Tulis
  5. Uji Lisan
  6. Uji Praktek

Trainer/Tenaga Pelatih
Tenaga Pengajar adalah Proxsis’s Senior trainer yang memiliki pengalaman sebagai trainer di banyak perusahaan industri terutama dalam bidang manajerial dan juga merupakan seorang praktisi dalam dunia Occupational Safety and Health Management in Oil and Gas Industries.

Asesor/Tenaga Penguji
Asesor atau Tenaga Penguji adalah praktisi professional yang telah mengikuti pelatihan sebagai asesor kompetensi dari BNSP dan telah mendapat sertifikat lisensi kelulusan sebagai asesor kompetensi dari BNSP.

Bagikan:

You must be logged in to post a comment.
Menu

    ×