Inspeksi K3 di Industri Migas

Dalam usaha mewujudkan zero accident di lingkungan kerja, peran safety inspector atau Inspektur Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di perusahaan menjadi sangat penting. Apa saja sebenarnya peran inspektur K3 di perusahaan?

  1. Bertugas menginformasikan pengusaha dan karyawan tentang hak-hak mereka dan tanggung jawab mereka di bawah undang-undang K3.
  2. Memastikan pedoman dan peraturan terkait K3 dipatuhi dengan benar.
  3. Menyediakan bahan panduan praktis berdasarkan identifikasi bahaya dan manajemen risiko di tempat kerja.
  4. Mempromosikan K3 kepada seluruh karyawan.
  5. Melakukan tindakan hukuman berupa denda atau menghentikan perintah kerja jika menemukan pelanggaran K3.
  6. Memberikan rekomendasi untuk perbaikan praktik K3 di tempat kerja Anda.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan safety inspector dalam memenuhi peranannya adalah dengan melakukan safety inspection atau inspeksi K3. Pada industri migas, apa saja bahaya yang perlu diinspeksi?

  1. Tanggap Darurat

Penting untuk memeriksa Rencana Tanggap Darurat atau Emergency Response Plan (ERP) di perusahaan untuk memastikan rencana tersebut mutakhir, dipasang dengan benar, lengkap, dan sesuai dengan kondisi rig saat ini. Pastikan bahwa setiap sumur memiliki ERP tertulis formal, yang mencakup instruksi sederhana untuk pemberitahuan jika terjadi keadaan darurat di rig.

  1. Sistem Kelistrikan dan Pelindung Mesin

Inspeksi isolasi energi yang efektif penting dilakukan untuk memastikan bahwa sumber energi potensial diberi label yang tepat jika sedang digunakan. Menilai apakah peralatan isolasi energi (mis. Kunci, pengekang, dan balok) dipasang, dipakai, dan diberi label dengan benar.

  1. Perkakas

Tujuan dari inspeksi ini adalah untuk memastikan bahwa perkakas yang digunakan di rig, dirawat dan disimpan dengan benar.

  1. Perlindungan Jatuh dari Ketinggian

Sangat penting melakukan inspeksi terhadap perlindungan jatuh dari ketinggian untuk memastikan bahwa hanya peralatan pelindung jatuh yang tersedia untuk digunakan bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

  1. Tangga dan Jalur untuk pekerja

Inspeksi ini dilakukan untuk memastikan bahwa tangga di sekitar rig sesuai dengan ukuran dan konfigurasi yang diperlukan untuk menyediakan akses yang aman bagi karyawan.

  1. Tali/kawat dan sling

Jalur pengangkat dan kawat yang digunakan untuk beroperasi wajib dipastikan dapat berfungsi dengan benar dan aman.

  1. Tangga dan Platform

Pantau semua tangga permanen yang ada di rig untuk memfasilitasi inspeksi dan proses pemeliharaan yang menyeluruh dan akurat. Tangga yang diperbaiki baik di luar di rig maupun di dalam tangki dan substruktur juga harus dicatat untuk inspeksi dan pemeliharaannya.

  1. Selang, Pin dan Pengaman

Tujuan dari inspeksi ini adalah untuk memastikan bahwa selang, pin dan pengaman yang digunakan di sekitar rig dalam keadaan baik serta dipasang dengan benar untuk operasi yang efisien dan aman.

  1. Bahaya Kimia

Penting untuk melakukan inspeksi ini untuk memastikan bahwa semua bahan kimia yang diklasifikasikan terdokumentasi dan diberi label dengan benar.

  1. Area Lainnya
  • Benda Jatuh

Pastikan bahwa peralatan overhead benar-benar diamankan untuk mencegah cedera akibat benda jatuh.

  • Tata graha

Area di sekitar rig harus tetap dijaga agar memberikan akses yang aman bagi karyawan dan segala bentuk risiko yang ada mampu ditangani dengan baik agar tidak menimbulkan bahaya.

  • Penyimpanan Tubular

Lakukan inspeksi ini untuk memastikan bahwa komponen string bor disimpan dengan benar.

  • Jalur Las

Pemeriksaan ini secara visual akan memastikan bahwa lasan jalur muatan tidak rusak. Kembangkan rencana sistematis dengan kru untuk melakukan inspeksi visual yang terfokus pada jalur muatan. Lampu tambahan dan alat untuk menggores dan menyikat lasan harus tersedia.

Rencana inspeksi harus membahas akses ke setiap area yang akan diinspeksi. Operasi rig mungkin perlu dihentikan atau dimodifikasi untuk memastikan keselamatan inspektur saat inspeksi dilakukan. Synergy Solusi Indonesia member of Proxsis melalui Petrotraining Asia, membantu perusahaan dalam mengembangkan kompetensi seorang safety inspector baik dalam proses inspeksi maupun pemenuhan kompetensi lain dalam melakukan tugasnya terutama di industri Migas agar zero accident dapat dicapai sesuai target perusahaan.

Synergy Solusi Indonesia member of Proxsis melalui Petrotraining Asia, membantu perusahaan dalam mengembangkan kompetensi personel serta program-program K3 pada industri Migas guna mendukung program zero accident pada tahun 2020.

Bagikan:

You must be logged in to post a comment.
Menu

    ×