offshore

Stres Bagi Pekerja “Offshore”

Bekerja berarti berhadapan dengan berbagai tantangan, tekanan, dan beban kerja. Wajar rasanya, para pekerja mengalami stres namun reaksi terhadap stres tersebut menjadi yang paling penting. Terlebih untuk pekerja  offshore. Mereka menjalani kehidupan kerja dan sosial serba terbatas karena rig tempat bekerja berada di off-shore, jauh dari lingkungan normal.

Sebagai bagian dari industri migas,sistem kerja untuk pekerja  offshore berbeda dengan sistem kerja kantoran . mereka bekerja  menggunakan sistem on-off dengan jadwal siang-malam. Risiko kerja yang tak ringan, diantaranya: ledakan, kebakaran, dan sejenisnya. Oleh karena itu, penanganan stres pada pekerja  offshore harus diperhatikan demi hasil kerja yang optimal.

Stres yang mungkin dialami oleh pekerja  offshore berkaitan dengan hal sebagai berikut: sakit fisik dan mental, kematian dini, keharusan  pensiun dini, tingginya turn-over pekerja, menurunnya produktivitas dan performance kerja, ketidakpuasaan terhadap hubungan kerja dan personal, peningkatan kecelakaan kerja,  peningkatan kumulatif stress dan trauma, hingga penyalahgunaan obat-obatan dan minuman keras.

Kini cara penanganan stres telah berkembang yang tentunya menajemen stres untuk pekerja  offshore. Umumnya, ada program yang disebut langkah reaktif. Ini dimaksudkan untuk penyembuhan stres dengan cara menemukan apa penyebab stres tersebut,tidak hanya mencegah datangnya stres. Metode ini menarik dan efektif karena kontrol stres berhasil ditangani secara pribadi dan organisasi. Melalui edukasi  untuk setiap pekerja  dalam mengatasi, memilah, menghilangkan ataupun meminimalisir stres yang dirasakan.

Tambahan cara untuk pembahasan stres pada pekerja  offshore  yaitu audit stres.  Audit stress adalah mempelajari dan memahami masalah yang khusus dan risiko tinggi terhadap kondisi stres tiap pekerjayang terjadi di  lingkungan kerja . Setiap pribadi di berbagai tempat memiliki keadaan stres yang tak bisa di generalisir.

Menajemen stres berkaitan dengan banyak faktor, baik dalam tugas kerja hingga hubungan sosial pekerja dengan kehidupannya di luar pekerjaan. Semakin tinggi tingkat keberhasilan penanganan stres pekerja maka semakin kecil tingkat kerugian yang terjadi nantinya.

Maka dari itu, keuntungan dari audit stres yakni mampu meningkatkan pemahaman risiko tentang individu. Synergy Solusi melalui anak bisnis perusahaannya sangat peduli dengan hal ini. Mengingat, setiap perusahaan perlu  mengidentifikasi pelaksanaan pengelolaan stres di perusahaan. Jika tidak, maka akan mengakibatkan kerugian pada perusahaan. Pada akhirnya, perusahaan  membutuhkan manajemen stres yang terintegrasi agar pengelolaan stres lebih efektif.

Sumber :

https://dokumen.tips/documents/stress-pada-pekerja-offshore.html

Bagikan:

You must be logged in to post a comment.
Menu


    ×