Siap Asesmen dengan LSP BNSP? Siapin Dulu Dokumennya!

Dokumen Asesmen LSP BNSP | Usaha setiap perusahaan dalam memenuhi peraturan dari pemerintah dan berbagai organisasi dunia, mengharuskan  setiap orang yang bekerja di bawah supervisi perusahaan untuk memiliki kompetensi mumpuni sesuai bidangnya dan dibuktikan dengan sertifikat kompetensi. Pemerintah Indonesia sendiri menghendaki agar tenaga kerja Indonesia memiliki sertifikasi kompetensi yang diterbitkan oleh lembaga yang memiliki otoritas agar dapat:

  • Bersaing dalam pasar global Asean (ASEAN Single Community)
  • Memenuhi tuntutan industri (ISO, SNI, Pemerintah, dalam & Luar Negeri) yang mensyaratkan Sertifikasi Resmi
  • Memenuhi persyaratan memberikan Training di Instansi/Lembaga Pemerintahan dalam Negeri maupun Luar Negeri
  • Meningkatkan jenjang karir dan market value
  • Meningkatkan kredibilitas dengan memiliki sertifikasi yang berlaku secara Internasional

Salah satu sertifikat kompetensi yang berlaku di Indonesia adalah Sertifikat yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Agar personel bisa mendapatkan sertifikat dari BNSP, mereka harus melakukan asesmen dan dinyatakan lulus oleh asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang sudah terdaftar di BNSP.

Agar memudahkan asesi dalam melakukan asesmen dengan asesor, beberapa tips berikut bisa dilakukan oleh asesi:

  1. Ikut training sebelum uji kompetensi
  2. Perhatikan materi dengan baik saat training
  3. Pahami materi yang berkaitan dengan job desc
  4. Lengkapi portofolio. Dalam melengkapi portofolio, tentunya asesi wajib melampirkan segala dokumen yang dibutuhkan sesuai dengan skema sertifikasi yang diambilnya.

Berikut ini adalah beberapa contoh dokumen dasar yang dapat rekan-rekan asesi lampirkan dalam portofolio pekerjaan untuk keperluan asesmen dengan asesor dari LSP.

  • JSA

Setiap perusahaan tentunya punya format tersendiri untuk job safety analysis yang dimilikinya, kalian bisa menggunakan format yang ada di perusahaan kalian. Hal terpenting adalah informasi yang tercantum di dalamnya dapat kalian pahami!

jsa lsp bnsp

Hazard Identification Risk Assessment (HIRA) tentunya merupakan hal yang sudah sering ditemui oleh para pekerja. Jadi, jangan ragu untuk melampirkan hasil identifikasi dan penilaian bahaya di lingkungan kerja kalian, ya!

HIRADC lsp bnsp

  • Work Permit

Siapa yang masih belum tahu apa itu work permit? Seharusnya kalian sudah paham ya! Karena kan kalau tidak ada work permit atau izin kerja, mana mungkin kita bisa melakukan pekerjaan kita sehari-hari di perusahaan. Betul tidak?

work permit lsp bnsp

  • Dokumentasi peragaan alat peraga

Jangan khawatir untuk menunjukkan dokumentasi kalian saat menggunakan alat kerja kalian, ya! Tapi dokumentasi alatnya juga disesuaikan dengan skema yang kalian ambil, ya!

APAR lsp bnsp

listrik lsp bnsp

scba lsp bnsp

  • Laporan kecelakaan

Jika kalian pernah terlibat dalam investigasi kecelakaan kerja, jangan lupa lampirkan laporannya, ya!

Laporan kecelakaan lsp bnspdokumen asesmen lsp bnsp

  • Program kerja & KPI atau laporan kegiatan

Pasti kalian punya program kerja kan! Nah lampirkan ya program kerja dan hasilnya untuk keperluan asesmen nanti!

program k3 lsp bnsp

  • Formulir hasil inspeksi

Jangan lupa juga lampirkan hasil inspeksi kalian terhadap alat kerja yang kalian gunakan, ya!

inspeksi k3 lsp bnsp

  • Job description

Dokumen paling penting nih! Jangan lupa lampirkan job description atau deskripsi pekerjaan kalian. Biar asesor bisa kasih pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan pekerjaan yang kalian kerjakan sehari-hari!

job description lsp bnsp

Itulah beberapa contoh dokumen yang bisa kalian siapkan sebelum melakukan asesmen dengan LSP BNSP. Tidak perlu takut lagi ya untuk mengikuti asesmen dengan LSP BNPS!

Bagikan:

You must be logged in to post a comment.
Menu

    ×