Kenali 10 Standar Dalam Pengelasan!

Kenali 10 Standar Dalam Pengelasan!

Setiap pekerjaan memiliki standar yang harus diikuti, seperti standar keamanan, keselamatan sampai kompetensi. Termasuk juga standar dalam pengerjaan welding atau pengelasan.

Meski terlihat biasa, namun pengelasan merupakan salah satu pekerjaan yang sangat penting dalam sebuah proyek pembangunan. Bahkan seorang welder harus memiliki sertifikasi resmi agar pengerjaan pengelasan terlaksana dengan standar keamanan yang telah ditentukan.

Dalam pengerjaannya, terdapat 10 standar yang mengatur soal welding atau pengelasan. Berikut ulasannya.

  1. Standar Nasional Indonesia
    Standar Nasional Indonesia adalah standar yang berlaku secara nasional yang yang dirumuskan oleh komite teknis dan ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN). Standar Nasional Indonesia meliputi berbagai sektor, termasuk pada pengelasan.
  1. ISO
    International Organization for Standardization atau ISO adalah organisasi global yang membuat standar internasional yang beranggotakan perwakilan badan standar dari setiap negara. ISO bertujuan untuk mendukung pengembangan standarisasi dalam membantu perdagangan internasional.
  1. AWS
    American Welding Society (AWS) merupakan lembaga pendidikan, penelitian, standarisasi, dan sertifikasi yang difokuskan pada bidang pengelasan. AWS telah menetapkan sejumlah standar dalam pengelasan, termasuk juga sertifikasi untuk seorang welder.
  1. ANSI
    Standar selanjutnya yaitu American National Standards Institute atau ANSI yaitu organisasi non-profit Amerika yang membuat standar untuk produk, pelayanan, proses, sistem, dan personal di Amerika Serikat. Organisasi ini juga menjembatani antara standar yang digunakan di dalam Indonesia dengan standar yang berlaku secara internasional.
  1. ASME
    ASME atau American Society of Mechanical Engineers adalah lembaga teknik, organisasi standar, organisasi penelitian dan pengembangan organisasi non-profit. ASME bergerak di multidisiplin dan mencakup secara global.
  1. ASTM
    American Society for Testing and Materials atau ASTM merupakan organisasi standar internasional yang membuat dan menerbitkan standar teknis untuk material, produk, sistem, dan pelayanan. ASTM telah memiliki belasan ribu standar yang digunakan diberbagai negara dan sektor industri.
  1. BS
    British Standards adalah standar untuk produk dan layanan yang diterbitkan oleh British Standards Institution Group (BSI Group) di Inggris. Standar yang ditetapkan oleh British Standards telah meliputi berbagai sektor seperti keamanan, keselamatan, sistem kualitas dan engineering.
  1. DIN
    Deutsches Institut fur Normung atau  German Institute for Standardization (DIN) merupakan organisasi pembuat standar nasional Jerman. DIN menerbitkan standar untuk keperluan Jerman, standar Eropa, serta standar internasional yang terkorelasi dengan standar ISO. DIN merupakan salah satu lembaga standarisasi tertua di dunia karena sudah berusia 100 tahun sejak mulai beroperasi pada 1922.
  1. JIS
    Japan Industrial Standards atau JIS adalah lembaga standarisasi yang dibentuk Jepang  untuk standar aktivitas industrial di dalam negeri. Standarisasi JIS meliputi berbagai bidang seperti keamanan, kualitas, hingga skala atau ukuran.
  1. NEMA
    National Electrical Manufacturers Association (NEMA) adalah asosiasi perdagangan manufaktur peralatan elektronik di Amerika Serikat. NEMA menerbitkan berbagai standar mulai dari peralatan pembangkit, penyalur, pembagi, pengatur, dan peralatan pengguna daya elektrik.

Standar-standar tersebut menetapkan berbagai ketentuan terkait welding atau pengelasan untuk memberikan keamanan dan keselamatan dalam pengerjaannya. Apalagi welding sangat dibutuhkan dalam proyek-proyek besar dimana keamanan dan keselamatan harus menjadi prioritas utama.

You must be logged in to post a comment.
Menu

    ×