kecelakaan kerja

Kasus Kecelakaan Kerja Sepanjang 2019 Turun 26,40 Persen, Pengaruh K3?

Angka kecelakaan kerja sangat erat hubungannya dengan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Tercatat pada tahun 2018 angka kecelakaan kerja sebanyak 157.313, sementara tahun 2019 sejumlah 130.923 kasus. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengungkapkan hal itu patut diapresiasi karena kasus kecelakaan kerja pada tahun 2019, mengalami penurunan sebesar 26,40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia menjelaskan bahwa kecelakaan kerja tidak hanya menyebabkan kematian, kerugian material, moril, dan pencemaran lingkungan, namun dapat pula memengaruhi produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Kemudian, kecelakaan kerja juga akan memengaruhi indeks pembangunan manusia (IPM) dan indeks pembangunan ketenagakerjaan (IPK).

Hal di atas juga diatur oleh pasal 87 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Kesehatan Keselamatan Kerja (SMK3) yang menyatakan bahwa dalam rangka mendorong terlaksananya perlindungan K3 yang efektif dan efisien, meningkatkan pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, maka upaya yang paling tepat adalah dengan menerapkan SMK3.

Ida Fauzia juga telah menetapkan lima program dan strategi K3 nasional untuk pemerintahan Kabinet Indonesia Maju periode 2020-2024. Lima program tersebut, antara lain Gerakan Promosi K3, Penguatan Kapasitas Sumber Daya K3, Penguatan Pengawasan dan Penegakkan Hukum Norma K3, Penguatan Sistem Pelaporan dan Manajemen Data dan Informasi K3, serta Koordinasi, Sinergi dan Kolaborasi K3.

Ida berpesan kepada masyarakat agar berpartisipasi untuk menyukseskan program dan strategi nasional K3 agar berjalan lancar dan kecelakaan kerja dapat diatasi dengan penerapan K3 yang tepat. Ia juga mengharapkan jangan sampai masalah K3 baru mendapat perhatian saat korban berjatuhan.

Para penggiat K3 di berbagai industri, termasuk industri Migas juga sepakat akan pernyataan ini. Williams dalam buku Offshore Well Completion and Stimulation juga menyebutkan bahwa kombinasi antara standar teknis, praktik kerja yang aman, keterampilan dan pengetahuan / kompetensi, serta prosedur dan proses operasi membantu mengembangkan budaya keselamatan yang kuat dan mengurangi jumlah kecelakaan kerja selama operasi.

Di samping itu, kita sebagai pelaku bisnis, jangan sampai baru peduli soal K3 ketika ada gugatan dari keluarga korban. Ini adalah soal kerjasama dan koordinasi. Oleh karena itu, Menaker Ida menginginkan semua pihak untuk melakukan hal konkret terhadap pelaksanaan K3 di lingkungan masing-masing. K3 Unggul, Indonesia Maju.

Sumber:
www.liputan6.com

 

Bagikan:

You must be logged in to post a comment.
Menu

    ×