Praktik pemasangan pipa dalam pelatihan Pipe Fitter BNSP

Instalasi Pipa Migas Wajib Punya Sertifikasi Pipe Fitter BNSP 

Dalam industri minyak dan gas, sistem perpipaan bukan sekadar jalur penghubung antarperalatan. Pipa membawa fluida, tekanan, dan proses produksi yang harus berjalan stabil dari satu titik ke titik lain. 

Ketika instalasinya tepat, operasi bisa berlangsung aman dan efisien. Namun ketika ada kesalahan kecil dalam pemasangan, pembacaan gambar, atau perawatan, dampaknya bisa merembet ke banyak hal: kebocoran, kerusakan aset, pekerjaan ulang, downtime, bahkan risiko keselamatan.

Di lapangan, pekerjaan pipa sering terlihat sederhana bagi orang luar. Potong, ukur, pasang, sambung. 

Padahal kenyataannya tidak sesederhana itu. 

Seorang Pipe Fitter harus memahami gambar teknik, jenis material, standar pemasangan, penggunaan alat, koordinasi dengan welder, serta prosedur keselamatan kerja. Detail kecil yang diabaikan bisa membuat sistem perpipaan tidak presisi.

Karena itu, perusahaan migas membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga memiliki kompetensi yang terukur. Salah satu cara untuk memastikan hal tersebut adalah melalui Sertifikasi Pipe Fitter BNSP.

Apa Itu Pipe Fitter?

Pipe Fitter adalah tenaga teknis yang bertugas melakukan perakitan, pemasangan, penyetelan, dan perawatan sistem perpipaan. 

Dalam pekerjaannya, Pipe Fitter harus mampu membaca blueprint, menentukan ukuran pipa, menyiapkan fitting, melakukan pengukuran, mempersiapkan sambungan, dan memastikan jalur pipa sesuai dengan desain.

Di industri migas, peran ini menjadi sangat penting karena sistem perpipaan sering bekerja dalam kondisi yang menuntut ketelitian tinggi. Pipa dapat berhubungan dengan tekanan, temperatur, material tertentu, serta area kerja yang memiliki risiko keselamatan.

Seorang Pipe Fitter juga tidak bekerja sendirian. Ia harus berkoordinasi dengan welder, mechanical technician, inspector, supervisor, dan tim engineering. Jika satu bagian tidak selaras, kualitas pekerjaan bisa terganggu.

Singkatnya, Pipe Fitter adalah salah satu profesi teknis yang ikut menentukan apakah instalasi perpipaan berjalan aman, rapi, dan sesuai standar.

Mengapa Kompetensi Pipe Fitter Penting di Industri Migas?

Kualitas instalasi pipa berpengaruh langsung terhadap keandalan fasilitas migas. Pemasangan yang tidak presisi dapat memicu masalah yang baru terlihat setelah sistem beroperasi. Pada tahap itu, biaya perbaikan biasanya jauh lebih besar dibandingkan jika kesalahan dicegah sejak awal.

Kompetensi Pipe Fitter menjadi penting karena pekerjaan ini tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik atau kebiasaan lapangan. Dibutuhkan pemahaman teknis, ketelitian, dan kepatuhan pada prosedur.

  • Menjaga Integritas Sistem Perpipaan

Sistem perpipaan harus dipasang sesuai desain. Ukuran, arah jalur, posisi fitting, dan kesiapan sambungan harus mengikuti gambar kerja serta spesifikasi teknis yang berlaku.

Pipe Fitter yang kompeten mampu menerjemahkan blueprint ke pekerjaan lapangan dengan lebih akurat. Ini membantu menjaga integritas instalasi sejak awal, sebelum sistem digunakan dalam operasi.

  • Mengurangi Risiko Kebocoran dan Kegagalan Instalasi

Kebocoran pipa dapat terjadi karena banyak faktor. Salah satunya adalah instalasi yang kurang tepat. Misalnya, alignment tidak sesuai, fitting tidak terpasang dengan benar, atau sambungan tidak dipersiapkan dengan baik sebelum proses pengelasan.

Dengan tenaga Pipe Fitter yang memahami standar kerja, risiko tersebut dapat ditekan. Pekerjaan menjadi lebih terkontrol dan tidak hanya bergantung pada perkiraan.

  • Mendukung Efisiensi Maintenance

Instalasi yang baik akan memudahkan proses inspeksi dan perawatan. Sebaliknya, pemasangan yang tidak rapi atau tidak sesuai desain dapat menyulitkan tim maintenance ketika harus melakukan perbaikan atau penggantian komponen.

Pada akhirnya, kualitas pekerjaan Pipe Fitter ikut memengaruhi efisiensi perawatan jangka panjang.

  • Meningkatkan Keselamatan Kerja

Pekerjaan piping di sektor migas dapat melibatkan material berat, alat potong, pekerjaan panas, area terbatas, dan lingkungan kerja berisiko. Kesalahan kerja tidak hanya berdampak pada kualitas instalasi, tetapi juga pada keselamatan personel.

Pipe Fitter yang terlatih akan lebih memahami pentingnya prosedur kerja aman, penggunaan APD, komunikasi kerja, serta koordinasi sebelum pekerjaan dimulai.

Baca juga : Yuk, Kenali Alat-alat Kerja Pipe Fitter

Tantangan Tenaga Kerja di Bidang Piping

Banyak proyek migas dan industri berat menghadapi masalah yang mirip: pekerjaan piping selesai, tetapi kualitasnya belum konsisten. Kadang persoalannya bukan pada niat kerja, melainkan pada standar kompetensi yang belum merata.

Beberapa tantangan yang sering muncul antara lain:

1. Pekerjaan Tidak Mengikuti Standar

Pekerjaan pipa membutuhkan pemahaman terhadap standar teknis. Jika pekerja tidak memahami standar yang digunakan, hasil instalasi dapat menjadi tidak presisi. Dampaknya bisa terlihat pada pemilihan fitting, jalur pipa, ukuran, alignment, atau kesiapan sambungan.

Pipa yang terlihat “sudah terpasang” belum tentu berarti sudah benar. Dalam piping, detail kecil sering menentukan kualitas akhir.

2. Keterampilan Terlalu Bergantung pada Pengalaman

Pengalaman lapangan memang penting. Namun jika tidak didukung pemahaman teori, pekerja bisa melewatkan hal-hal teknis seperti pembacaan simbol pada blueprint, toleransi ukuran, urutan pekerjaan, atau standar pemasangan.

Kebiasaan lama kadang membuat pekerjaan terasa cepat. Tetapi cepat tanpa akurasi justru bisa menambah pekerjaan baru di belakang.

3. Risiko Rework dan Downtime

Kesalahan dalam pekerjaan piping dapat menyebabkan rework. Pekerjaan ulang berarti tambahan waktu, biaya tenaga kerja, penggunaan material, dan potensi keterlambatan proyek.

Jika kesalahan baru ditemukan saat sistem sudah beroperasi, dampaknya bisa lebih besar. Perusahaan dapat menghadapi downtime dan gangguan operasional yang tidak perlu.

4. Kurangnya Pemahaman terhadap Standar API dan ASME

Dalam industri migas, standar seperti API dan ASME menjadi rujukan penting dalam pekerjaan teknis. Pipe Fitter yang bekerja di lingkungan migas perlu memahami bagaimana standar tersebut berkaitan dengan kualitas, keselamatan, dan keandalan instalasi.

Tanpa pemahaman standar, pekerjaan lapangan mudah berubah menjadi sekadar mengikuti instruksi tanpa memahami alasan teknis di baliknya.

Baca juga : Kupas Tuntas Standar K3 Migas di Industri Minyak dan Gas

Apa Itu Sertifikasi Pipe Fitter BNSP?

Sertifikasi Pipe Fitter BNSP adalah proses pengakuan kompetensi bagi tenaga kerja yang menjalankan pekerjaan pipe fitting. 

Sertifikasi ini membantu memastikan bahwa pekerja memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.

Dalam konteks migas, sertifikasi menjadi penting karena perusahaan membutuhkan tenaga teknis yang mampu bekerja secara profesional, aman, dan sesuai standar. Sertifikasi juga membantu perusahaan melihat bahwa kompetensi pekerja telah melalui proses penilaian yang lebih terukur.

Bagi pekerja, sertifikasi dapat menjadi nilai tambah dalam pengembangan karier. Bagi perusahaan, sertifikasi membantu memperkuat kualitas tenaga kerja teknis di lapangan.

Pelatihan Pipe Fitter BNSP Fokus Migas

Untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja piping yang kompeten, Pelatihan Pipe Fitter BNSP dari Synergy Solusi (SSA) melalui brand Petrotraining OMC dirancang bagi pekerja teknis yang ingin meningkatkan kemampuan di bidang pipe fitting.

Program ini memberikan penekanan pada pekerjaan piping di lingkungan industri migas. Materinya tidak hanya membahas dasar pemasangan pipa, tetapi juga diarahkan pada kebutuhan lapangan yang menuntut ketelitian, keselamatan, dan pemahaman terhadap standar teknis.

Melalui pelatihan ini, peserta dibantu memahami hubungan antara kualitas instalasi, keselamatan kerja, efisiensi maintenance, dan keberlanjutan operasional.

Materi yang Dipelajari dalam Pelatihan Pipe Fitter BNSP

Materi pelatihan disusun agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan pipe fitting secara praktis.

Dasar-Dasar Pekerjaan Pipe Fitter

Peserta mempelajari ruang lingkup pekerjaan Pipe Fitter, tanggung jawabnya, serta perannya dalam instalasi dan perawatan sistem perpipaan. Pemahaman ini penting agar peserta mengetahui posisi pekerjaannya dalam keseluruhan proses teknis di lapangan.

Pembacaan Blueprint dan Gambar Teknik

Kemampuan membaca gambar teknik adalah salah satu kompetensi utama Pipe Fitter. Peserta perlu memahami simbol, ukuran, arah jalur pipa, jenis fitting, dan informasi teknis lain yang terdapat dalam blueprint.

Kesalahan membaca gambar dapat menyebabkan kesalahan pemasangan. Karena itu, bagian ini menjadi fondasi penting dalam pelatihan.

Pengenalan Material dan Fitting

Peserta akan mempelajari berbagai komponen dalam sistem perpipaan, seperti pipa, flange, elbow, reducer, tee, valve, dan komponen pendukung lainnya.

Pemahaman terhadap material dan fitting membantu peserta memilih, menyiapkan, dan memasang komponen sesuai kebutuhan pekerjaan.

Teknik Pengukuran dan Penandaan

Pipe fitting membutuhkan akurasi. Peserta perlu memahami cara melakukan pengukuran, penandaan, pemotongan, dan persiapan pemasangan dengan teliti.

Dalam pekerjaan pipa, ukuran yang meleset sedikit saja dapat memengaruhi alignment dan kesesuaian jalur instalasi.

Teknik Pemasangan dan Penyambungan Pipa

Pelatihan juga membahas praktik pemasangan pipa sesuai prosedur. Peserta memahami cara menyiapkan sambungan, mengatur posisi pipa, memasang fitting, dan memastikan jalur pipa sesuai desain.

Untuk pekerjaan yang berkaitan dengan pengelasan, Pipe Fitter juga perlu berkoordinasi dengan welder agar sambungan siap dikerjakan dengan baik.

Standar API dan ASME dalam Pekerjaan Piping

Program ini menekankan pentingnya pemahaman terhadap standar API dan ASME sebagai referensi dalam pekerjaan piping migas. Standar ini membantu peserta memahami ekspektasi kualitas dan keselamatan dalam instalasi perpipaan.

Keselamatan Kerja dalam Piping

Pekerjaan pipe fitting memiliki risiko dari penggunaan alat, material berat, pekerjaan panas, area kerja terbatas, dan kondisi lingkungan. Karena itu, peserta perlu memahami prosedur keselamatan, penggunaan APD, komunikasi kerja, dan pengendalian bahaya selama aktivitas dilakukan.

Baca juga : Perbedaan SMAW GMAW FCAW dalam Pekerjaan Welding 

Siapa yang Perlu Mengikuti Pelatihan Ini?

Pelatihan Pipe Fitter BNSP relevan bagi pekerja teknis yang terlibat dalam instalasi, perawatan, atau perbaikan sistem perpipaan.

Welder yang Ingin Memperluas Kompetensi

Welder yang memahami pipe fitting akan memiliki nilai tambah karena dapat melihat pekerjaan secara lebih menyeluruh, mulai dari persiapan sambungan hingga proses pengelasan.

Teknisi Pipa

Teknisi pipa yang sudah bekerja di lapangan dapat mengikuti pelatihan ini untuk memperkuat pemahaman teknis dan mendapatkan pengakuan kompetensi.

Mechanical Technician

Mechanical technician di sektor migas dan industri berat sering berhubungan dengan sistem perpipaan. Pelatihan ini dapat membantu mereka memahami pekerjaan piping dengan lebih terstruktur.

Pekerja Proyek EPC dan Konstruksi Migas

Pekerja yang terlibat dalam proyek engineering, procurement, and construction membutuhkan kompetensi pipe fitting agar pekerjaan instalasi berjalan sesuai desain dan standar.

Supervisor Lapangan

Supervisor yang mengawasi pekerjaan piping perlu memahami dasar-dasar pipe fitting agar mampu mengevaluasi kualitas pekerjaan dengan lebih baik.

Baca juga : Panduan Karir untuk Pekerja di Industri Minyak dan Gas

Manfaat Sertifikasi Pipe Fitter BNSP bagi Peserta

Bagi peserta, sertifikasi Pipe Fitter BNSP dapat menjadi bukti kompetensi yang mendukung pengembangan karier. Kemampuan kerja tetap menjadi hal utama, tetapi pengakuan kompetensi membuat posisi pekerja menjadi lebih kuat di industri.

Beberapa manfaat yang dapat dirasakan peserta antara lain:

  • Memperkuat pemahaman teknis pekerjaan piping
  • Meningkatkan kemampuan membaca blueprint
  • Memahami teknik pengukuran dan pemasangan pipa
  • Memiliki bukti kompetensi yang diakui secara nasional
  • Meningkatkan kepercayaan diri dalam bekerja
  • Menambah nilai profesional dalam proyek migas dan industri berat

Sertifikasi tidak membuat seseorang menjadi ahli dalam semalam. Namun, sertifikasi membantu menunjukkan bahwa kompetensinya telah dipelajari, diuji, dan dinilai secara lebih terstruktur.

Manfaat Pelatihan Pipe Fitter bagi Perusahaan

Bagi perusahaan, memiliki Pipe Fitter yang kompeten dapat berdampak langsung pada kualitas pekerjaan, efisiensi proyek, dan keselamatan operasional.

  • Mengurangi Risiko Kesalahan Instalasi
    Tenaga kerja yang terlatih lebih mampu membaca gambar, memahami prosedur, dan menjalankan pekerjaan sesuai standar. Ini membantu mengurangi risiko kesalahan pemasangan.
  • Menekan Biaya Rework
    Pekerjaan ulang sering menjadi penyebab pembengkakan biaya proyek. Dengan keterampilan yang lebih baik, potensi rework dapat ditekan sejak awal.
  • Meningkatkan Kualitas Maintenance
    Pipe Fitter yang kompeten membantu proses maintenance berjalan lebih rapi dan efisien. Mereka dapat memahami kondisi sistem perpipaan dan melakukan pekerjaan sesuai kebutuhan teknis.
  • Mendukung Kebutuhan Tenaga Kerja Tersertifikasi
    Sertifikasi BNSP membantu perusahaan menunjukkan bahwa tenaga kerja memiliki kompetensi yang diakui secara nasional. Ini penting dalam pengelolaan SDM teknis dan kebutuhan proyek.
  • Memperkuat Keselamatan Operasional
    Kesalahan instalasi pipa dapat menimbulkan risiko keselamatan. Dengan tenaga kerja yang lebih kompeten, perusahaan dapat memperkuat kontrol kualitas dan keselamatan di lapangan.

Keunggulan Pelatihan Pipe Fitter BNSP di Petrotraining

Pelatihan Pipe Fitter tidak cukup hanya membahas teori. Peserta perlu memahami bagaimana pekerjaan piping dilakukan di lingkungan kerja nyata, terutama di sektor migas yang memiliki standar teknis dan risiko operasional tinggi.

  1. Fokus pada Piping Migas
    Materi pelatihan disusun dengan penekanan pada kebutuhan pekerjaan piping di industri migas. Peserta akan memahami tantangan teknis yang umum muncul di lapangan dan bagaimana pekerjaan dilakukan dengan standar yang lebih baik.
  2. Dipandu Trainer Praktisi Migas
    Pelatihan didampingi instruktur yang memahami pekerjaan teknis di lapangan. Dengan begitu, peserta tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga insight praktis dari pengalaman industri.
  3. Mendukung Sertifikasi BNSP
    Program ini mendukung peserta untuk memperoleh pengakuan kompetensi melalui sertifikasi BNSP. Sertifikasi tersebut menjadi nilai tambah bagi pekerja maupun perusahaan.
  4. Menggabungkan Teori dan Praktik
    Pelatihan menggabungkan pembelajaran teori dengan praktik. Pendekatan ini membantu peserta memahami konsep sekaligus melatih keterampilan teknis yang dibutuhkan.
  5. Fasilitas Pelatihan yang Mendukung
    Peserta mendapatkan modul pelatihan dan menggunakan peralatan kerja yang mendukung proses pembelajaran. Fasilitas ini membantu peserta mengikuti materi secara lebih terarah.

Tahapan Pelaksanaan Pelatihan

Pelatihan dapat dilaksanakan melalui format public training maupun in-house training sesuai kebutuhan perusahaan.

  1. Registrasi dan Verifikasi Dokumen
    Tahap awal mencakup pendaftaran peserta, verifikasi dokumen, dan identifikasi pengalaman kerja yang relevan.
  2. Pembelajaran Teori
    Peserta mempelajari dasar-dasar pipe fitting, standar API dan ASME, pembacaan blueprint, pengenalan material, teknik pengukuran, serta prosedur keselamatan kerja.
  3. Praktik Lapangan
    Peserta mengikuti praktik pemasangan pipa dan penggunaan peralatan kerja. Sesi ini membantu peserta memahami penerapan materi dalam situasi yang lebih dekat dengan pekerjaan nyata.
  4. Evaluasi Kompetensi
    Tahap evaluasi dilakukan untuk menilai pemahaman dan keterampilan peserta sesuai tujuan pelatihan.

Kapan Perusahaan Perlu Mengadakan Pelatihan Pipe Fitter?

Perusahaan sebaiknya mempertimbangkan pelatihan Pipe Fitter BNSP ketika kualitas instalasi pipa belum konsisten, pekerjaan piping sering membutuhkan rework, atau proyek baru membutuhkan tenaga kerja yang lebih siap secara teknis.

Pelatihan ini juga relevan ketika perusahaan membutuhkan tenaga kerja tersertifikasi, tim maintenance perlu meningkatkan kompetensi, atau supervisor membutuhkan tim lapangan yang lebih kuat dalam membaca blueprint dan menerapkan standar kerja.

Jika masalah piping terus dibiarkan, dampaknya tidak berhenti pada satu pekerjaan. Ia bisa merembet ke jadwal proyek, biaya maintenance, keselamatan, dan kepercayaan klien.

Kesalahan Umum dalam Pekerjaan Pipe Fitting

Agar pekerjaan piping lebih aman dan berkualitas, beberapa kesalahan berikut perlu dihindari.

  1. Mengabaikan Blueprint
    Blueprint adalah panduan utama pekerjaan. Mengandalkan perkiraan tanpa membaca gambar teknik dengan benar dapat menyebabkan kesalahan pemasangan.
  2. Pengukuran Tidak Akurat
    Pipe fitting membutuhkan presisi. Kesalahan pengukuran dapat memengaruhi alignment, posisi fitting, dan jalur pipa secara keseluruhan.
  3. Tidak Memahami Jenis Fitting
    Setiap fitting memiliki fungsi. Pemilihan atau pemasangan fitting yang tidak tepat dapat mengganggu kinerja sistem.
  4. Kurang Koordinasi dengan Welder
    Pipe Fitter dan welder harus bekerja selaras. Persiapan sambungan yang kurang baik dapat memengaruhi proses pengelasan.
  5. Mengabaikan Prosedur Keselamatan
    Pekerjaan piping sering melibatkan alat potong, material berat, pekerjaan panas, dan area kerja berisiko. Mengabaikan keselamatan dapat berujung pada cedera maupun kerusakan aset.

Kesimpulan

Sistem perpipaan memiliki peran vital dalam operasi migas. Kualitas instalasi pipa berpengaruh langsung terhadap keselamatan, efisiensi, dan keandalan fasilitas. Karena itu, perusahaan membutuhkan Pipe Fitter yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga memiliki kompetensi yang jelas dan terukur.

Sertifikasi Pipe Fitter BNSP menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan profesionalisme tenaga kerja teknis di bidang piping. Melalui pelatihan yang tepat, peserta dapat memahami pembacaan blueprint, teknik fitting, standar API dan ASME, penggunaan peralatan kerja, serta keselamatan dalam pekerjaan piping.

Bagi perusahaan, investasi pada kompetensi Pipe Fitter dapat membantu mengurangi risiko kesalahan instalasi, menekan biaya rework, meningkatkan kualitas maintenance, dan memperkuat keselamatan operasional jangka panjang.

Tingkatkan Kompetensi Pipe Fitter Tim Anda

Bila perusahaan Anda membutuhkan tenaga kerja piping yang lebih siap, terampil, dan tersertifikasi, Pelatihan Pipe Fitter BNSP dari Petrotraining OMC melalui Synergy Solusi dapat menjadi pilihan yang relevan.

Program ini dirancang untuk membantu welder, teknisi pipa, mechanical technician, dan pekerja proyek migas memahami pekerjaan pipe fitting secara lebih terstruktur dan praktis. Pelatihan tersedia dalam format public training maupun in-house training, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Untuk informasi jadwal dan pendaftaran, Anda dapat mengunjungi halaman Pipe Fitter di website Petrotraining Asia atau menghubungi Synergy Solusi untuk konsultasi kebutuhan pelatihan.

FAQ: Sertifikasi Pipe Fitter BNSP

  1. Apa itu Pipe Fitter?
    Pipe Fitter adalah tenaga teknis yang bertugas merakit, memasang, menyetel, dan merawat sistem perpipaan sesuai gambar kerja dan standar teknis.
  2. Mengapa Pipe Fitter penting di industri migas?
    Karena sistem perpipaan menjadi bagian penting dalam operasi migas. Kesalahan pemasangan dapat menyebabkan kebocoran, downtime, kerusakan aset, dan risiko keselamatan.
  3. Apa manfaat Sertifikasi Pipe Fitter BNSP?
    Sertifikasi membantu membuktikan kompetensi pekerja secara nasional, meningkatkan profesionalisme, dan mendukung kebutuhan perusahaan terhadap tenaga teknis yang terampil.
  4. Siapa yang cocok mengikuti pelatihan Pipe Fitter BNSP?
    Pelatihan ini cocok untuk welder, teknisi pipa, mechanical technician, pekerja proyek EPC, supervisor lapangan, dan tenaga teknis yang terlibat dalam pekerjaan piping.
  5. Apa saja materi dalam pelatihan Pipe Fitter BNSP?
    Materinya meliputi dasar pipe fitting, pembacaan blueprint, pengenalan material dan fitting, teknik pengukuran, pemasangan pipa, standar API dan ASME, serta keselamatan kerja.
  6. Apakah pelatihan Pipe Fitter BNSP bisa dilakukan in-house?
    Ya. Pelatihan dapat dilaksanakan dalam format public training maupun in-house training sesuai kebutuhan perusahaan.
  7. Apa keunggulan pelatihan Pipe Fitter di Petrotraining?
    Pelatihan berfokus pada piping migas, dipandu praktisi berpengalaman, menggabungkan teori dan praktik, serta mendukung peserta dalam memperoleh Sertifikasi Pipe Fitter BNSP.

 

Rate this post
You must be logged in to post a comment.
Jakarta
Tamansari Hive Office 7th Floor Jl. D. I. Panjaitan Kav 2 RT 11 RW 12, Cipinang, Cempedak, Jatinegara, RT.11/RW.11, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13350
+628111798350
Jakarta
AMG Tower Lt. 17 B05 Jl. Raya dukuh menanggal 1A. Gayungan Surabaya jawa Timur 60234
+628111798354
Instagram
YouTube
Inquiry Welder SMAW Level I