Durasi umum
Umumnya 3 hari, terdiri dari pembekalan materi, latihan studi kasus, pra asesmen, dan asesmen kompetensi sesuai kesiapan peserta.
Sertifikasi BNSP untuk industri migas, energi, proses, dan manufaktur
Program ini membantu peserta memahami metode Hazard and Operability Study, membaca deviasi operasi, menyusun rekomendasi pengendalian, dan menyiapkan bukti kompetensi untuk asesmen BNSP.
Umumnya 3 hari, terdiri dari pembekalan materi, latihan studi kasus, pra asesmen, dan asesmen kompetensi sesuai kesiapan peserta.
Analisis risiko, penerapan studi HAZOP di tempat kerja, pembentukan tim, pemilihan node, penggunaan guide words, dan pelaporan.
Kirim kebutuhan publik atau in-house ke [email protected] untuk jadwal, kuota, dan persyaratan terbaru.
HAZOPS atau Hazard and Operability Study adalah metode sistematis untuk meninjau proses, operasi, atau desain yang kompleks agar potensi bahaya, deviasi, dampak, safeguard, dan rekomendasi pengendalian dapat terdokumentasi dengan rapi.
Sertifikasi BNSP memberi pengakuan kompetensi bagi personel yang terlibat dalam studi HAZOP, baik sebagai anggota tim maupun leader. Bagi perusahaan, kompetensi ini membantu meningkatkan kualitas risk assessment, kepatuhan K3, dan konsistensi pengambilan keputusan sebelum risiko berubah menjadi insiden.
Materi disusun untuk membantu peserta memahami prinsip HAZOPS sekaligus mempraktikkan proses analisis secara aplikatif.
Peserta mempelajari posisi HAZOPS dalam manajemen risiko, istilah kunci, struktur kajian, serta alur dari persiapan sampai tindak lanjut.
Latihan menggunakan parameter seperti flow, pressure, temperature, dan level untuk mengidentifikasi penyebab, konsekuensi, dan safeguard.
Peserta diarahkan menyiapkan rekaman analisis, ranking risiko, penentuan node, rekomendasi, dan laporan HAZOPS lengkap.
Outline menggabungkan kebutuhan teknis HAZOPS, penguatan K3, dan persiapan asesmen BNSP.
Format dapat disesuaikan untuk kelas publik, private, atau in-house perusahaan.
Pengenalan konsep HAZOPS, dasar K3, regulasi, standar, terminologi, dan contoh penerapan di industri.
Studi kasus dari migas, energi, kimia, manufaktur, dan fasilitas proses agar peserta memahami konteks risiko nyata.
Latihan rapat HAZOPS, pembagian peran, pemilihan node, analisis deviasi, dan penyusunan rekomendasi.
Uji kompetensi oleh asesor melalui penilaian dokumen, wawancara, tugas, atau metode lain sesuai skema.
Program ini relevan untuk profesional yang terlibat dalam operasi, perawatan, engineering, proyek, dan sistem manajemen K3.
Persyaratan final dapat berubah mengikuti skema sertifikasi, LSP, dan kebutuhan asesmen terbaru.
Jawaban ringkas untuk pertanyaan yang paling sering muncul sebelum pendaftaran.
Durasi umum adalah 3 hari: pembekalan, latihan atau studi kasus, pra asesmen, dan asesmen. Jadwal final dapat disesuaikan untuk kelas publik maupun in-house.
HAZOPS peserta berfokus pada pemahaman konsep dan kontribusi dalam tim studi. HAZOPS leader menekankan kemampuan memimpin sesi, mengarahkan analisis node, memastikan rekomendasi jelas, dan mengendalikan kualitas laporan.
Kemampuan membaca PFD dan P&ID sangat membantu karena HAZOPS meninjau proses, parameter, peralatan, dan deviasi operasi. Materi training mencakup penguatan dasar dokumen teknis yang relevan.
Peserta diharapkan mampu menjalankan proses HAZOPS secara terstruktur, menyusun risk ranking, mendokumentasikan rekomendasi, dan mengikuti asesmen kompetensi BNSP sesuai skema yang berlaku.
Kirim kebutuhan training, jumlah peserta, lokasi, dan target waktu ke [email protected]. Tim Petro Training Asia akan membantu konfirmasi jadwal, fasilitas, dan dokumen yang diperlukan.
Petro Training Asia membantu peserta publik dan in-house memilih skema pelatihan, persiapan asesmen, serta format pelaksanaan yang sesuai dengan kebutuhan operasi.