Petrotraining bekerja sama dengan empat perusahaan, yakni PT PGAS Solution, PT Barata Indonesia, PT DCI Indonesia Tbk, dan PT Sinarmas LDA Maritime, menyelenggarakan pelatihan Teknisi Ruang Terbatas secara daring melalui Zoom Meetings pada 02 – 09 Maret 2026.
Pelatihan ini bertujuan membekali teknisi dengan kompetensi bekerja di area ruang terbatas.
Materi yang diberikan meliputi pemahaman karakteristik ruang terbatas, peran teknisi, tata cara masuk dan keluar area kerja, penggunaan peralatan dan alat pelindung diri (APD), pemantauan kualitas udara, penerapan sistem izin kerja, serta prosedur keselamatan agar pekerjaan berlangsung aman dan terkendali.
Trainer Farid Kurniadi menekankan pentingnya kehati-hatian dalam setiap langkah kerja.
“Teknisi yang handal bukan hanya mahir bekerja, tetapi juga mampu berhenti sejenak untuk memastikan setiap langkah dilakukan dengan aman,” ujarnya.
Pelatihan ini penting mengingat risiko tinggi yang ada di ruang terbatas, seperti keterbatasan oksigen, paparan gas berbahaya, dan potensi bahaya fisik.
Melalui program ini, teknisi dibekali kemampuan untuk mengenali tanda bahaya lebih awal, bekerja sesuai standar keselamatan, serta mengambil langkah pengendalian untuk mencegah kecelakaan kerja. Upaya ini tidak hanya melindungi keselamatan personel, tetapi juga menjaga kelancaran operasional perusahaan.
Sejumlah peserta memberikan tanggapan positif, termasuk dari PT PGAS Solution. Mereka menilai materi pelatihan disampaikan dengan jelas, praktis, dan relevan dengan kondisi lapangan, sehingga teknisi lebih siap menghadapi risiko kerja di area terbatas.
Selain itu, pelatihan memastikan peserta memahami standar Non-B3 (bukan bahan berbahaya dan beracun), sehingga pekerjaan dapat dilakukan aman tanpa menimbulkan risiko lingkungan atau kesehatan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Petrotraining dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor industri.
Akhirnya, perusahaan dapat memastikan teknisi memiliki keterampilan praktis sekaligus pengetahuan keselamatan kerja yang sesuai regulasi dan standar industri.
Pelatihan Teknisi Ruang Terbatas menunjukkan pentingnya pembekalan teknisi bukan sekadar kemampuan teknis, tetapi juga kesadaran keselamatan, ketelitian, dan penerapan prosedur yang tepat. Langkah ini strategis untuk mencegah kecelakaan, melindungi personel, dan mendukung keberlangsungan aktivitas operasional di perusahaan peserta.